“Seni mengutuhkan hidup manusia,
sastra memperluas cakrawala”

Buku Kami

SEKOP[Y]OR

Kumpulan puisi humor

Kali Langit Kesumba

Kumpulan puisi humor​

Tenggara Getar Lengkara

Kumpulan puisi humor​

Kaloka Tanah Pusaka

Kumpulan puisi humor​

Riak Bogowonto

Kumpulan puisi humor​

Kidung Bulan Tertikam

Kumpulan puisi humor​

Syair-syair 15

Kumpulan puisi humor​

Galeri Kami

Profil Kami

Sejarah Singkat Kopisisa

Kopisisa Purworejo adalah sebuah Komunitas peminat Seni dan Sastra yang berada di Kab. Purworejo. Saat ini, Kopisisa sudah berusia 45 tahun dan telah menghasilkan karya-karya puisi yang menarik untuk dibaca baik oleh peminat seni sastra maupun khalayak umum. Komunitas ini sudah berdiri sejak 28 April 1979.

Pelopor atau pendiri Kopisisa Purworejo ialah bapak Soekoso DM dan bapak Kunartha. Berdirinya kommunitas ini didasari oleh belum adanya komunitas peminat seni satra di Kab. Purworejo pada saat itu. Bapak Soekoso DM dan bapak Kunartha ingin membuat suatu komunitas untuk menyatukan para peminat seni dan sastra yang berada di Kab. Purworejo. Maka dibentuklah Komunitas Seni dan Sastra atau lebih dikenal dengan Kopisisa.

Setelah terbentuk, kopisisa mulai membuat kegiatan-kegiatan seni dan sastranya. Kegiatan tersebut antara lain diskusi bersama terkait seni dan sastra dan pengadaan lomba-lomba yang berkaitan dengan seni dan sastra. Lomba-lomba yang diadadakan oleh komunitas ini cukup bervariasi, mulai dari lomba membaca puisi, pementasan lomba cerpen, dramatisasi puisi, musikalisasi puisi, dan lain sebagainya.

Struktur Organisasi Kopisisa

Terakhir di Perbarui: 10 Juni 2024

Berikut ini bagan susunan struktur organisasi Kopisisa Purworejo

Visi & Misi Kopisisa

Visi

Dengan seni dan sastra mendukung terwujudnya bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, bahasa nasional, dan bahasa identitas Indonesia sesuai dengan amanat Sumpah Pemuda 1928.

Misi

Visi Kelompok Peminat Seni Sastra dirumuskan ke dalam tiga misi, antara lain:

  1. Menyelenggarakan berbagai kegiatan apresiasi seni dan sastra sebagai wahana silaturahmi untuk memacu kreativitas para peminat seni dan sastra.
  2. Mengadakan berbagai lomba sebagai upaya mengangkat seni dan sastra.
  3. Melaksanakan pembukuan dan penerbitan puisi-puisi terpilih sebagai penundaan apresiasi seni dan sastra.